JEMBATAN BERDARAH !!!!!!!
saya lahir disebuah rumah sakit swasta dikota solo yang sebagian orang menyebutkan dengan kota surakarta,jawa tengah.ayah saya berkerja disebuah pabrik bsar dikota gresik,jadi mau tak mau kami sekeluarga pindah kegresik.ketika pindah umur saya baru 8 tahun...
jalan menuju perumahan kami ada 2,yang pertama melewati pemakaman sunan giri(apabila lewat jalan ini,jarak menjadi lebh jauh/memutar).sedangkan jalan kedua melewati sebuah jembatan yang menyebrangi jalan tol surabaya_lamongan.akan tetapi pada waktu tidak ada satupun orang yang berni melewati jalan ini ketika malam hari karna orang yang melewati jalan ini klo malam sering kena rampok dan dibunuh dengan cara memutilasi, maka oranag orang memilih jalan memutar daripada kehilnganny nyawanya
namun lambat laun perampok yang sering merampok dan memutilasi korbannya ini sudah tidak lagi beroperasi(entah sudah ditangkap atau sudah dioanggil illahi gak ada yang tau)maka orang-orang sudah berani melewati jalan ini,namun jalan yg kira sudah aman dri rampok ternyta belum aman juga,ternyata sudah banyak cerita tentang mahluk halus disana,wujudnya bukan berupa seperti genderuwa,kuntilanak,pocong,maupun suster ngesot tapi berupa potongan tubuh manusia seperti kepala menggelinding,tangan yang sedang menyebrang jalan,kaki yang berjalan sendri dsb....
salah satu kakaknya temanku pernah mengalaminya...sebut saja budi
ketika itu ,malam minggu sibudi pergi kerumah pacarnya yang kebetulan berada didesa seberang jalan ketika berangkat sibudi tidak mengalami kejadian aneh karena melewati jalan memutar smua berjalan normal,namun hal berbeda ketika jalan pulang kerumahnya...
karena malam begitu larut ditambah sibudi yang tiba tiba sakit perut maka diapun memutuskan melewati jembatan tersebut,padahal sebelum sipacar sudah memperingati agar tidak melewati jembtan itu tetapi karna perut yang sudah gak bisa diajak kompromi maka denagn modal ''bismillah'' sibudi pun pulang sesampai diatas jembatan sibudi berhenti bukan karna mogok,kehabisan bensin,atau dihadang rampok,ternyata budi berhenti dihadang tangan yang berjalan dengan jumlah 6 yang sedang berjalan''ngesot'' menuju kesebrang jalan...
mungkin karena perut sibudi sudah terlanjur mulas tanap pikir panjang diraihnya tangan yang berjalan itu dan disebrangkan kesebrang jalan itu setelah itu pulang lh sibudi..
dan sekarang jalan itu sudah rame dilalui orang orang dan sudah jarang terdengar hal hal ganjil.semoga saja sudah tidaka akan ada lagi .....

0 comments:
Post a Comment