PENGAKUAN WANITA PELAKU PROSTITUSI THREESOME YANG DIGREBEK POLISI DIHOTEL KOTA TANGERANG
ISTANADOMINO.NET. Wanita berinisial KN (27) tahun hanya bisa tertunduk saat memberikan pengakuan di Maporestro tangerang pada jumat (27/4/2018).
dengan mengenakan seragam orange dan menutup wajah disematkan kain diatas kepalanya,perempuan cantik ini mengungkapkan mengenai praktik prostitusi threesome atau bercinta dengan lebih dari satu laki_laki yang dijalaninya.
Ia diringkus jajaran polresto tangerang bersama TBN (31) teman kencan prianya.kedua pelaku itu dibekuk di hotel narita,jalan KH. Hasyim ashari cipondoh kota tangerang saat melakukan jasa thereesome bersama pelanggan.
''saya terpaksa melakukan ini '' ujar wanita berusia 27 tahun tersebut saat diwawancarai warga kota di mapolrestro tangerang jumat (27/4/2018) Dengan tangan terbogol warga asal ciputat,tangerang selatan itu mengaku menyesal .dirinya terpaksa melakukan praktit esek_esek lantaran terhimpit ekonomi.
''ibu saya sakit,saya melakukan ini buat biaya berobatnaya ibu dan kebutuhan keluarga''Ucapnya terdengar haru.
Di kediaman KN hanya tinggal bersama dua orang ,ia hanya ditemani oleh ibu dan anak semata wayangnya yang masih balita.
''saya single parent kerja karyawan swasta.anak saya diurus sama ibu kalau saya lagi kerja '' kata perempuan berkulit putih itu.
Dirinya pun tak kuasa menahan sedih,sebab sang ibu mengalami sakit dan harus dilakukan operasi
''saya butuh biaya yang besar buat opersi ibu,ibu saya sakit kantung kemih harus diopersi''ungkap KN nampak sendu..
Ia menerangkan,ia kenal denagn tersangka TBN melalui media sosial.dari situ lah,KN diajak TBN untuk membuka jasa threesome denagn tarif Rp 5 juta yang diberikan pelanggan.
''saya sekali main cuma dapat Rp 3 juta ''imbuhnya.
kini KN harus mendekam dibalik jeruji besi mapolrestro tangerang guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut
Tersangka dijerat pasal UU No.44 Tahun 2008 tentang pornografi.
''Ancaman hukumannya kurungan penjara 6 tahun ''papar Wakapolrestro Tangerang AKBN Harley silalahi..

0 comments:
Post a Comment