Terungkap Sosok Napi Teroris yang Tega Siksa Polisi hingga Tewas, Perhatikan Sepatunya!
ISTANADOMINO.NET Brigjen,Pol,Krishna murti yang kini menjabat sebagai Karomisinter Divhubinter polri pun mendapatkan sebuah foto soal kekejaman teroris dalam membunuh para korbannya.
Krisna pun mengunngah foto kekejaman teroris tersebut di istragamnya.
dalam foto tersebut teroris ini dengan kejamnya menginjak wajah korban tanpa belas kasihan.
Padahal si korban sudah lemah sudah tak berdaya sudah bersimbah darah namun tetap ia tetap menginjaknya.Sepatu yang digunakan teroris menjadi bukti sosok teroris tersebut sepatu berwarna abu-abu.
''Betapapun biadabnya kalian kepada anggota kami...tidak akan memancing kami marah untuk membalas layaknya perlakuan kalian kepada kami seperti hewan.....Jangan menyembunyikan perilaku biadab kalian dibalik jubahmu...kami malu sebagai sesama bangsa sesama umat.jangan nistakan agamaku dengan perilaku biadabmu...Ya Allah muliahkan bangsaku muliakan umatmu...kepada mu kami menyembah kepdadamu kami memohon ampunan....'''tulia @krishmurti_91.
Diberitakan sebelumya polri telah mengidentifikasi lima anggiota polisi yang tewas dalam penyanderaan di Mako Brimob , kelapa dua ,depok jawa barat.
Karo penmas divisi humas polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan mayoritas mengalami luka dalam di bagian leher akibat senjata tajam.dan ada juga yang mengalami luka tembak di kepala.
'' Dari lima reka-rekan yang gugur, mayoritas luka akibat senjata tajam di leher .Dan luka itu sangat dalam ada juga satu orang luka dikepala akibat tembakan'', ujar Iqbal di Mako Brimob depok jawa barat RABU ( 9/5/2018)
Luka akibat senjata tajam itu nampak disekujur tubuh para korban tewas mulai dari paha,lengan,hingga sayatan dijari.Iqbal juga menemukan adanya luka di dada bagian kanan,
''Silakan rekan-rekan media menyimpulkan apakah ini perbuatan manusiawi atau tidak,tapi kami hormati rule of law proses negosiasi yang kami kedepankan,'jelas dia.
Dalam kesempatan yang sama kadiv humas polri irjen setyo wasisto mengatakan adanya dugaan penganiayaan pada para anggota kepolisian sebelum mereka dibunuh.
''Ada seperti luka bacok , luka tembakan ada juga satu orang yang lukanya macam-mam kakinya disyat DLL'' Ujar setyo.Sebanyak lima mobil jenaza membawa keenam jenaza tersebut kedlam ruang intalasi forensik RS polri kramat jati sekitar pukul 11.00 WIB
Tim inavis mabes polri dikerahkan untuk mengidenfikasi jenazah diruang instalasi Rumah Sakit polri kramat jati,Jakrta timur Rabu (9/5/2018)
Dari informasi yang beredar keliam anggota polisi yang meninggal telah mendapatkan kenaikan pangkat karena gugur dalam tugas......

0 comments:
Post a Comment